Pembuka
Tokoh dan situasinya jelas dalam satu shot.
Webinar untuk kreator dan pencerita
Ceritanya sudah ada di kepalamu. Yang belum ada: pemain, lokasi, dan kamera. Di webinar 2 jam ini kamu lihat cara mengunci tokoh, menyusun adegan dengan bahasa kamera, lalu memberi tiap tokoh suaranya sendiri.
Kenal naskah ini?
Adegan 01. Kamar. Malam.
Ide cerita sudah lengkap di catatan HP. Pemain tidak ada. Lokasi tidak ada. Alatnya cuma HP itu sendiri.
Adegan 02. Layar laptop. Lanjutan.
Tokoh utama dibuat pakai AI. Di adegan berikutnya wajahnya berubah. Penonton bingung, ini orang yang sama atau bukan.
Adegan 03. Kolom komentar.
"Kok kaku banget geraknya?" Ekspresi datar, dialog ditempel, bibir tidak sinkron dengan suara.
Adegan 04. Beranda akun.
Microdrama, podcast, AI influencer, talking head. Semua dicoba sedikit. Belum ketemu format yang jadi ciri khas akunmu.
Potong ke: Alur JAGO.
Akar masalahnya
Microdrama ditonton sampai habis karena konflik cepat, tokoh jelas, dan akhir yang menggantung. Ketiganya butuh tokoh yang sama di setiap shot. Itu sebabnya identitas dikunci dulu, baru adegan direncanakan.
Contoh beat sheet 60 detik
Tokoh dan situasinya jelas dalam satu shot.
Masalah datang cepat. Tidak ada basa-basi.
Emosi paling tinggi. Kamera mendekat ke wajah.
Berhenti tepat saat penonton ingin tahu lanjutannya.
Struktur contoh. Klip diambil dari cerita yang berbeda.
Cara lama vs dengan AI
Metode
Video AI kelihatan "AI banget" karena orang lompat langsung ke prompt. Di jagonya.ai, semua kelas memakai empat langkah yang sama.
Tujuan, penonton, format, dan durasi. Lima menit di sini menghemat puluhan render gagal.
Kunci wajah, kemasan produk, dan lokasi dengan sheet referensi. Wajah tidak lagi berubah tiap shot.
Storyboard dan shot list pakai bahasa sutradara: subjek, aksi, kamera, cahaya, suasana.
Generate, suara dan lipsync, edit, label konten AI, lalu tayang 9:16.
Demo utama untukmu
Kamu lihat satu adegan microdrama 3 sampai 4 shot disusun di layar: dua tokoh yang tidak tertukar wajahnya, dialog, dan suara berbeda untuk masing-masing.
Contoh shot list dan contoh tokoh. Adegan yang didemokan di webinar bisa berbeda.
Juga dibahas di webinar
Kamu pulang dengan peta format dan bahasa kamera, plus tugas 7 hari untuk mulai adegan pertamamu.
Galeri
Microdrama, tokoh tetap, podcast dua suara, sampai motion. Semua tanpa pemain sungguhan. Ketuk video untuk memutar.
Founder
Jeremy membangun jagonya.ai dengan cara yang ia ajarkan. Website ini, kontennya, avatar yang mewakilinya, sampai suara yang kamu dengar di kelas, semuanya dibuat pakai AI. Tanpa kamera, tanpa studio, tanpa kru.
Itu bukti paling jujur yang bisa kami tunjukkan: kalau satu orang bisa menjalankan brand ini dengan AI, kamu juga bisa menjalankan kontenmu.
Tiket webinar
FAQ
Webinar menunjukkan dasarnya: cara mengunci tokoh supaya wajahnya sama dari shot ke shot. Produksi berseri sampai banyak episode dipraktikkan lebih dalam di ecourse dan bootcamp.
Di demo kamu lihat voice-over dan dialog Bahasa Indonesia, satu suara tetap per tokoh, lalu lipsync supaya bibir sinkron dengan dialog.
Boleh. Kami ajarkan untuk terbuka bahwa tokohnya AI sesuai aturan platform, dan tidak meniru wajah atau suara orang nyata tanpa izin.
Justru cocok. Ada sesi peta format: microdrama, AI influencer, podcast, talking head, dan motion, lengkap dengan contoh dan untuk siapa masing-masing.
Tidak. Kami mengajarkan keterampilan membuat videonya. Respons penonton tergantung cerita, konsistensi, dan usahamu sendiri.
Belum. Tiket tidak termasuk langganan atau kredit tools pihak ketiga. Kami tunjukkan cara memakai kredit secara hemat dan mana yang punya paket gratis atau uji coba.
Tiket Rp97.000 untuk satu sesi online sekitar 2 jam via Zoom. Batch pertama: Kamis, 19 November 2026. Tanggal pasti, jam, dan link dikirim lewat WhatsApp.